<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>astronomi &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/astronomi/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "astronomi"</description>
	<pubDate>Sat, 11 Oct 2008 00:31:26 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[PENGUMUMAN BAGI ANGGOTA KOPRAL INDONESIA [UNTUK DILAKSANAKAN].]]></title>
<link>http://blogscafe.wordpress.com/?p=317</link>
<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 03:57:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>blogscafe</dc:creator>
<guid>http://blogscafe.it.wordpress.com/2008/10/10/pengumuman-bagi-anggota-kopral-indonesia-untuk-dilaksanakan/</guid>
<description><![CDATA[PENGUMUMAN KHUSUS BAGI PARA ANGGOTA KOMANDO PAYUNG RASUL INDONESIA DI MANAPUN DI INDONESIA.
KALI INI]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color:#800080;">PENGUMUMAN KHUSUS BAGI PARA ANGGOTA KOMANDO PAYUNG RASUL INDONESIA DI MANAPUN DI INDONESIA.</span></h2>
<h3><span style="color:#800080;">KALI INI SETELAH SEKIAN LAMA KITA DARI KOMANDO PAYUNG RASUL INDONESIA, TELAH MEMBERIKAN PENGUMUMAN, PERINGATAN DAN ULTIMATUM TERUS MENERUS LEWAT INTERNET, SMS, DAN FAX KE PERBAGAI PIHAK YANG BERKEPENTINGAN, YAITU KHUSUSNYA: </span></h3>
<h3></h3>
<h3><span style="color:#800080;">MEUTYA HAFID [REPORTER DAN PRESENTER METRO TV], NAMUN TIDAK JUGA DI HIRAUKAN, MAKA KAMI PIMPINAN KOMANDO PAYUNG RASUL INDONESIA MENGAJAK REKAN-REKAN KOMANDO PAYUNG RASUL INDONESIA UNTUK: </span></h3>
<h3><span style="color:#993300;">MEMPERKERAS AKSI BOIKOT TERHADAP PARA TERSANGKA DI BAWAH [NAMA2 ORANG YANG KAMI BERI GARIS BAWAH], DENGAN MELAKUKAN PENGUSIRAN BILA MEREKA DATANG, MEMBERI MEREKA MAKANAN/MINUMAN YANG SUDAH DI CAMPURI DENGAN KOTORAN MANUSIA ATAUPUN KOTORAN ANJING DAN JUGA MELEMPARI MEREKA &#38; RUMAH / KANTOR MEREKA DENGAN BATU BILA ANDA SEMUA LEWAT DI DEKATNYA DAN ATAU BERTEMU MEREKA, SECARA SAMBIL LALU AGAR MEREKA KAPOK. </span></h3>
<h3><span style="color:#800080;">HAL INI JUGA SEBAIKNYA KALIAN PERBUAT TERHADAP MEUTYA HAFID DAN KELUARGANYA [IBU SERTA ADIK-ADIKNYA] DAN [PEMBANTU2 SERTA TUKANG KEBUNNY DAN SOPIRNYA], APALAGI BILA IA SAAT INI TELAH MENIKAH DENGAN ORANG LAKI-LAKI LAIN SELAIN BOBBY MEIDIANTO MANTAN ANGGOTA DETASEMEN KHUSUS HARIMAU INDONESIA YANG ASLI [SAAT INI ADA DI KOTA SOLO, NAMA DAN ALAMAT NYA ADA DI WEBSITE/BLOG INI].  </span></h3>
<h3><span style="color:#0000ff;">TUNTUTAN KITA SUDAH JELAS, BAHWA MEUTYA HAFID HARUS PERGI KE KOTA SOLO DAN MENEMUI BOBBY MEIDIANTO [HASAN MADINAH] [ RM.PANJI SOERYONAGORO] [JAGUAR] DAN MENIKAH DENGAN BOBBY MEIDIANTO HASAN MADINAH TERSEBUT DAN MENINGGALKAN PEKERJAANNYA SEBAGAI PRESENTER DAN REPORTER DAN JUGA KAWAN-KAWANNYA [TERSEBUT DI BAWAH]. </span></h3>
<h3><span style="color:#800080;">SUDAH CUKUP REKAN KITA BOBBY MEIDIANTO HASAN MADINAH YANG BAIK DI DIRENDAHKAN, DI HINAKAN, DI PERMALUKAN DAN DI LECEHKAN, JUGA DI COBA DI HILANGKAN NYAWANYA, OLEH KELOMPOK PDI PERJUANGAN DAN KELOMPOK PARA SUNDAL, PENZINA DAN PENGEDAR NARKOBA, ANAK HARAM JADAH,[PARA TERSANGKA DAN TERDAKWA DI BAWAH] YANG BERSAING UNTUK MENDAPATKAN MEUTYA HAFID, DAN MENZINAI <span style="color:#0000ff;">MEUTYA HAFID YANG SEBENARNYA TELAH MENJADI ISTRI SYAH BOBBY MEIDIANTO DENGAN CARA NIKAH GAIB/NIKAH SIRRI PADA BULAN JANUARI 2008, DUA [2] MINGGU SETELAH MANTAN PRESIDEN SOEHARTO MENINGGAL DUNIA.</span></span></h3>
<h3><span style="color:#800080;">ADAPUN PARA TERSANGKA DAFTAR NAMANYA KAMI ULANG DI BAWAH INI:</span></h3>
<h2><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#ff0000;"><span>SBY, Erwin [ipar SBY] &#38; istri &#38; anak2nya, Pramono [Ipar SBY] &#38; istri &#38; anak2nya [SEMUA KELUARGA SARWO EDHIE WIBOWO], Aulia Pohan [Besan SBY] &#38; istri &#38; anak2nya, Surya Paloh, Subagyo HS, Wiranto &#38; anak2nya, Syamsir Siregar [BIN] &#38; anak2nya, Hendro Priyono sekeluarga, Megawati &#38; Taufik Kiemas &#38; anak2 mereka, </span><span>ABU RIZAL BAKRIE sekeluarga</span><span>, <span>Ferry Yuliantono [KBI], Agus Harimurti, Edhie Baskoro [anak2 SBY], Agus Isrok Mikroj, Singgih Wiranto [dll. anak2 Wiranto], KABAN, Wimar Witoelar, Budi Putra, ndi Malaranggeng, Budianto [Metro TV kameramen], Situmorang [mantan tim sukses SBY-Jusuf Kalla], Untung, Muslikin, Ali Mukson, </span></span><span>Ismed/Ismedi</span><span>, Markus [Paspampres atau yg lainnya], Juanto/Janto, Ricky [kemungkinan dari Metro TV] ,staff Istana Negara RI, Staff &#38; Pengurus DPP Hanura, Staff &#38; Pengurus DPP PDI Perjuangan, staff dan pengurus KBI, Pengurus &#38; staff , Reporter, Kru dan karyawan/wati Metro TV, webmaster Metro TV, webmaster Meutyahafid.com, webmaster Hanura.com,</span><span>webmaster Wiranto.com,</span><span> webmaster fpdiperjuangan, webmaster wiranto.com, webmaster media indonesia, webmaster indosiar.com, Beserta satpam/security dan Pengawal serta ajudan masing2, </span></span><span style="color:#333300;"><span style="color:#800080;"><span style="color:#ff0000;">Pemilik &#38; pengurus Penerbit dan Percetakan Hikmah [&#38; MIZAN  PUBLISHING], FANS2 MEUTYA HAFID YANG LAKI2.SOPIR2 TAKSI YANG SERING MANGKAL DI DALAM LINGKUNGAN DAN SEKITAR METRO TV, DAN POLISI2 DAN SERTA TENTARA OKNUM YANG JUGA AMBIL KESEMPATAN UNTUK BISA MENZINAI MEUTYA HAFID.</span> </span>[</span><span style="color:#ff0000;">Yang masih dlm incaran namun belum cukup bukti : <span style="color:#ff9900;">Jendral Prabowo dan Sutiyoso</span></span><span style="color:#333300;">]. </span></span></h2>
<h2><span style="color:#333300;"><span style="color:#ff00ff;">KITA RAJAM MEREKA2 DIATAS ITU [LAWAN KITA ITU] SEDAPAT KITA MAMPU. DAN SEMUA AKSI KITA TIDAK AKAN KITA HENTIKAN SEKALIPUN BOBBY MEIDIANTO HASAN MADINAH DI PENJARAKAN ATAUPUN DI BUNUH, DEMIKIAN JUGA BILA KAMI2 YANG BERADA DI PUCUK PIMPINAN KOMANDO PAYUNG RASUL INDONESIA MENGALAMI NASIB YANG DEMIKIAN.</span></span></h2>
<h2><span style="color:#333300;">HAL INI PUN KITA BERLAKUKAN BAGI SIAPAPUN LAKI2 SELAIN BOBBY MEIDIANTO DAN ANAK2NYA BOBBY MEIDIANTO [ADA DI KOTA SOLO] ,YANG SAAT INI TERLIHAT DEKAT DENGAN MEUTYA HAFID, ATAU YANG KALIAN KENAL DAN DIAKUI SEBAGAI SUAMI RESMI MEUTYA HAFID, NAMUN BUKAN BOBBY MEIDIANTO HASAN MADINAH.</span></h2>
<h3><span style="color:#333300;">WARGA MEDAN TENTU MASIH INGAT JENDRAL DARWO SUGONDO ATAU DARWO SUGONDO CUP BUKAN? YAITU: PAMANNYA BOBBY MEIDIANTO. WARGA MEDAN  / PANGKALAN BRANDAN TENTUNYA JUGA MASIH INGAT IBU SRI SEJATI PRADIPTO, YANG PERNAH MENJABAT KEPALA PERTAMINA PANGKALAN BRANDAN [ BIBINYA BOBBY MEIDIANTO HASAN MADINAH ], JUGA WARGA KALIMANTAN [BANJARMASIN &#38; BALIKPAPAN TERUTAMA] JUGA PAHAM SIAPA ITU IBU SRI SEJATI PRADIPTO ALMARHUMAH.</span></h3>
<h3><span style="color:#333300;">BAGI WARGA NTB, LOMBOK BARAT, LOMBOK TENGAH DAN TIMUR, TENTUNYA PAHAM SIAPA ITU TUAN GURU NAJMUDDIN [DARUL MUHAJIRIN NW [KAKEK ANGKAT BOBBY MEIDIANTO] DAN TENTUNYA MASIH PADA INGAT SIAPA INI BOBBY MEIDIANTO &#60;USTADZ ADIN&#62;. </span></h3>
<h3><span style="color:#333300;">BELUM LAGI BANYAK WARGA EKS KARISIDENAN SOLO, DIY, SALATIGA,CIREBON, SEMARANG, AMBARAWA, MAGELANG, PURWOREJO, KEBUMEN, NGAWI, NGANJUK, REMBANG, BLORA, DEMAK, JEPARA, KUDUS,PEMALANG, DIENG, CILACAP, BANJARBARU, CIAMIS DLL TERMASUK YG ADA DI DKI JAKARTA DAN JABODETABEK, BANDUNG, SURABAYA , GRESIK, DAN JEMBER, PASURUAN, MALANG.</span></h3>
<h3><span style="color:#333300;">KITA BANTU IA [BOBBY MEIDIANTO HASAN MADINAH] ITU SEKARANG, TAK PERLU TAKUT TERHADAP PARA PEJABAT KORUP DAN PENZINA, LICIK DAN ZALIM. KETEMU MEREKA KITA HAJAR MEREKA, NAMUN KEPADA MEUTYA HAFID, BILA  IA KE SOLO SENDIRIAN, TIDAK DENGAN LAKI2 MAKA JANGAN DI PERSULIT.</span></h3>
<h3>BAGI PERHOTELAN DAN RUMAH SAKIT, JANGAN DIBANTU SEMUA TERSANGKA DAN TERDAKWA DIATAS BILA MEREKA DATANG UNTUK KEPERLUAN MENGINAP DAN ATAUPUN MEMERLUKAN PERAWATAN, DAN ATAUPUN MELAHIRKAN BILA MEREKA PEREMPUAN.</h3>
<h3>DAN BAGI REKAN2 YANG MEMILIKI ILMU DAN TENAGA DALAM, KAMI SARANKAN UNTUK MULAI SEKARANG GANTI BALIK MELAKUKAN SERANGAN KEPADA SEMUA LAKI2 YANG KAMI TULIS SEBAGAI TERSANGKA YANG KAMI BERI GARIS BAWAH DIATAS [BERWARNA MERAH].</h3>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pesan Penduduk Bumi untuk Alien]]></title>
<link>http://dgaip5.wordpress.com/?p=690</link>
<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 03:00:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>dgaip5</dc:creator>
<guid>http://dgaip5.it.wordpress.com/2008/10/10/pesan-penduduk-bumi-untuk-alien/</guid>
<description><![CDATA[


NASA/ESA
Ilustrasi HD 189733b, planet sebesar Jupiter yang berada pada jarak 63 tahun cahaya dari]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/03/20/153954p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/09/22515870/pesan.penduduk.bumi.untuk.alien#">NASA/ESA</a></div>
<div id="boxtitle" style="margin-bottom:0;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:11px;line-height:normal;color:#333333;">Ilustrasi HD 189733b, planet sebesar Jupiter yang berada pada jarak 63 tahun cahaya dari Bumi. Atmosfernya mengandung uap air dan metan.</div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/09/22515870/pesan.penduduk.bumi.untuk.alien" target="_blank">/</a></div>
<div id="boxterkait" style="width:300px;background-color:#ffffff;margin-bottom:20px;"><strong class="judulnolead"></strong></div>
<div style="padding:0;"></div>
</div>
<p>Ribuan teks, gambar, dan foto telah dipaket dan dikirimkan ke planet asing yang berjarak 20 tahun cahaya dari Bumi atau setara 120 triliun kilometer. Pesan tersebut merupakan kumpulan hasil karya jutaan pengguna situs jejaring sosial Bebo melalui kompetisi yang disebut A Message From Earth.</p>
<p>Total terdapat 501 karya yang terpilih untuk dikirim ke luar angkasa dengan harapan muluk diterima alien dan dibalas. Seluruh karya dalam bentuk digital itu telah diterjemahkan ke dalam format biner dan dipancarkan melalui gelombang radio dari sebuah teleskop radio raksasa RT-70 milik Badan Antariksa Nasional di Ukraina.</p>
<p>Pengiriman pesan telah dilakukan Kamis (9/10) pukul 13.00 WIB. Oli Madgett dari Bebo mengatakan pesan tersebut sampai ke Bulan dalam 1,7 detik kemudian, dampai Mars dalam 4 menit, dan akan meninggalkan tata surya sebelum Jumat (10/10) pagi.</p>
<p>Target terakhir yang dituju adalah Planet Gliese 581C. Pesan tersebut baru akan sampai ke planet tersebut pada awal 2029. Gliese 581C merupakan salah satu planet ekstrasolar yang padat dan mengelilingi bintang serupa Matahari sehingga sering disebut super-Bumi.</p>
<p>"Pesan dari Bumi merepresentasikan kesempatan bagi pemukim digital hari ini untuk selalu terhubugn dengan sains dan alam semesta yang lebih luas secara sederhana, menyenangkan, dan mendalam," ujar Mark Charkin, jurubicara Bebo.</p>
<p>Ada tidaknya makhluk lain selain manusia nun jauh di sana bukan hal yang utama. Kalaupun ada, apakah mereka dapat mengerti pesan tersebut juga tidak terlalu penting.</p>
<p>"Yang penting mungkin sangat sederhana, paling tidak ini bukit bahwa kita cukup pandai membuat pemancar radio," ujar Seth Shostak, seorang astronom senior dari Search of Estraterestrial Institute (SETI) yang aktif melakukan pencarian terhadap alien.</p>
<p>Jadi, kalau ada alien yang menangkap pesan tersebut, mereka tahu ada makhluk yang sepintar mereka. Selain itu, mereka dapat melacak ke Bumi, asal gelombang dipancarkan.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Planet Kerdil Kelima Diberi Nama Haumea]]></title>
<link>http://emboech.wordpress.com/?p=110</link>
<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 06:00:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>emboech</dc:creator>
<guid>http://emboech.it.wordpress.com/2008/10/09/planet-kerdil-kelima-diberi-nama-haumea/</guid>
<description><![CDATA[Jajaran planet kerdil di tata surya kembali bertambah dengan dimasukkannya obyek baru yang diberi na]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Jajaran planet kerdil di tata surya kembali bertambah dengan dimasukkannya obyek baru yang diberi nama Haumea. Obyek yang ditemukan pertama kali pada tahun 2005 berada di satu kawasan dengan Pluto.</p>
<p>Haumea diambil dari nama dewa Bumi dan kesuburan yang diyakini penduduk asli Hawaii. Nama tersebut dipilih Himpunan Astronomi Internasional (IAU) dalam kongres terakhir di Paris, minggu lalu. Obyek tersebut merupakan planet kerdil kelima setelah Pluto, Ceres, Eris, dan Makemake.</p>
<p>Planet kerdil merupakan kelompok baru yang ditetapkan IAU untuk mendefinisikan obyek yang tidak masuk dalam jajaran planet. Definisi tersebut ditetapkan sejak dua tahun lalu setelah IAU mengeluarkan Pluto dari kelompok planet di tata surya. IAU sempat mengganti istilah planet kerdil dengan plutoid, tapi urung menggunakannya.<br />
Tidak seperti Pluto yang cenderung bulat, Haumea memiliki bentuk loncong seperti telur. Para astronom menduga bentuk tersebut disebabkan rotasinya yang relatif cepat akibat tumbukan obyek lainnya di masa lalu.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kembaran Sabuk Kuiper dan Komet di Luar Tata Surya]]></title>
<link>http://planetbumi.wordpress.com/?p=378</link>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 22:39:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>planetbumi</dc:creator>
<guid>http://planetbumi.it.wordpress.com/2008/10/09/kembaran-sabuk-kuiper-dan-komet-di-luar-tata-surya/</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Tanpa Yupiter dan Saturnus akan lebih banyak komet di Sabuk Kuiper &#8220;
(George Wetherill,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><em>"Tanpa Yupiter dan Saturnus akan lebih banyak komet di Sabuk Kuiper "</em><br />
(<strong>George Wetherill</strong>,  the Carnegie Institution of Washington)</p>
<p>Setelah penemuan planet di luar Tata Surya, saya kira penemuan anggota lain sebuah sistem bintang seperti sabuk kuiper dan komet menjadi luar biasa. Eh, ternyata banyak juga kembaran sabuk kuiper dan komet. Berikut tulisan beberapa tahun lalu, dimana saya "kecele" dengan anggapan keistimewaan dua ibjek tersebut.<!--more--></p>
<p>Berita mengenai penemuan planet-planet di luar Tata Surya dalam lebih dari satu dasawarsa sekarang ini lebih mengemuka mengenai karakteristik planet yang ditemukan, ukuran, jarak ke bintang, massa dan temperatur.</p>
<p>Hal lain yang tidak kalah penting adalah lingkungan keseluruhan sistem bintang yang ditemukan tersebut, sebagai contoh adalah sisa piringan debu dan es yang mengitari bintang. Dalam lingkungan Tata Surya, sisa piringan debu dan es tersebut--bisa kita--umpamakan dengan Sabuk Kuiper (Kuiper Belt) yang berada di mulai Orbit Neptunus pada jarak 30 SA (Satuan Astronomi) hingga (melewati orbit Pluto di  39,44 SA) pada jarak 50 SA.</p>
<p><strong>Pentingnya Sabuk Kuiper</strong></p>
<p>Keberadaan Sabuk Kuiper (diambil dari nama astronom Belanda-Amerika Serikat, Gerard P Kuiper yang pada 1951 melontarkan  gagasan bahwa Tata Surya juga memiliki anggota yang letaknya sangat jauh di luar planet gas raksasa terakhir yaitu Neptunus) sangat penting dalam Tata Surya.</p>
<p>Sabuk Kuiper inilah tempat bersemayamnya komet-komet berperiode pendek. Dan dalam penelitian mutakhir dua dasawarsa ini telah ditemukan berpuluh-puluh benda kerdil bermateri layaknya komet tetapi berbentuk bulat. Beberapa planet kerdil, seperti Pluto dan lainnya, menurut definisi terbaru mengenai "planet " berada di Sabuk Kuiper.</p>
<p>Penelitian mengenai objek di Sabuk Kuiper,baik komet maupun planet kerdil diperkirakan akan mengungkap asal muasal terbentuknya Tata Surya. Selain itu, juga asal muasal kehidupan yang ada di Tata Surya.</p>
<p>Sebagai contoh menurut pandangan George Wetherill di atas, komet  berkontribusi terhadap pembentukan planet gas raksasa, seperti Saturnus dan Yupiter sehingga berukuran seperti sekarang. Dan pandangan lain bahwa komet juga berkontribusi bagi munculnya kehidupan (atau limpahan air) di planet Bumi yang semula kering kerontang.</p>
<p><strong>Kembaran Sabuk Kuiper</strong></p>
[caption id="attachment_379" align="aligncenter" width="420" caption="Dua Sabuk Kuiper di dua bintang"]<a href="http://planetbumi.wordpress.com/files/2008/10/50-kembaran-sabuk-kuiper.jpg"><img class="size-full wp-image-379" title="50-kembaran-sabuk-kuiper" src="http://planetbumi.wordpress.com/files/2008/10/50-kembaran-sabuk-kuiper.jpg" alt="Dua Sabuk Kuiper di dua bintang" width="420" height="160" /></a>[/caption]
<p>Penemuan “Sabuk Kuiper Belt” pada bintang yang dinamakan HD 53143 berada pada jarak 60 tahun cahaya dari Bumi. Uniknya, ada 9 buah piringan yang mengitari bintang ini, yang memiliki konfigurasi sama seperti Tata Surya kita, namun berusia sekira 300 juta tahun. Sedangkan Tata Surya kita kini berusia 4,6 milyar tahun.</p>
<p>Bintang di atas termasuk bintang yang “dingin” dalam klasifikasi kelas spektrum K dengan temperatur permukaan antara 3.500 derajat C – 5.000 derajat Celcius. Sedangkan Matahari kita dikelompokkan dalam bintang berkelas spektrum G dengan temperatur permukaan antara 5.000 derajat  C – 6.000 derajat C. Bintang tersebut juta jauh lebih muda dari Matahari karena baru berumur 1 milyar tahun.</p>
<p>“Sabuk Kuiper Belt” yang lain ditemukan pada bintang HD 139664. Bintang ini termasuk bintang kelas spektrum F bertemperatur permukaan antara 6.000 derajat C – 7.500 derajat C atau bintang ini lebih panas dibandingkan Matahari meskipun  Piringan bintang yang baru berusia 300 juta tahun direkam dalam posisi menyamping, sehingga keberadaan piringan bintang tidak terlihat utuh,berbeda dengan bintang HD 53143 pada posisi tegak lurus bidang putar piringan. Pada ujung piringan yang terlihat terang merupakan objek yang yang terlihat, yang terkungkung dalam piringan. Sama halnya seperti bulan-bulan gembala (shepherding moons) yang menempati cincin Saturnus dan Uranus.</p>
<p>Berbeda Sabuk Kuiper di Tata Surya, piringan yang merupakan kumpulan debu dan es yang ditemukan di luar Tata Surya juga menjangkau lokasi yang dinamakan “habitable zone”, dalam rentang jarak antara orbit Bumi dengan Sabuk Utama Asteroid di Tata Surya.</p>
<p>Habitable Zone adalah daerah dimana memungkinkan air dalam boleh jadi ada di suatu planet atau satelit alam berada dalam kondisi cair. Karena daerah ini tidak terlalu panas (dekat dengan bintang) atau terlalu dingin (jauh dengan bintang). Piringan itu juga memiliki bagian yang bersih dari kumpulan es dan debu dan kemungkinannya telah membentuk menjadi planet.</p>
<p>Dari pengamatan melalui Teleskop Antariksa Hubble piringan debu dan es yang terbentuk di sekitar bintang terbagi dalam dua kelompok yaitu piringan utama yang memiliki rentang lebar lebih dari 50 SA dan piringan yang lebih kecil dengan lebar antara 20 SA – 30 SA dengan bagian luar piringan terlihat lebih terang, sama seperti Sabuk Kuiper.</p>
<p><strong>Komet di Luar Tata Surya</strong></p>
<p>Dalam kondisi “Tata Surya “ seperti di atas maka keberadaan komet di extra-solar planet adalah keniscayaan. Atau komet menyertai kehadiran extra-solar planets, sama seperti komet di Tata Surya kita. Penelitian pada piringan bintang 12 Myr Beta Pictoris yang berusian 12 juta tahun oleh Aki Roberge dan timnya memperlihatkan keberadaan objek yang memiliki karakteristik seperti komet. Kesimpulan ini diperoleh dengan membandingkan data dari Teleskop Hubble yang mendeteksi keberadaan karbon monooksida dengan keberadaan molekul hidrogen yang diperoleh dari Far Ultraviolet Spectroscopic Explorer.</p>
<p>Penelitian lain dilakukan oleh Karen Bjorkman dari Universitas Toledo dan Carol Grady bersama  Mario Pérez dari the Applied Research Corp. , Landover, Md. Pada 1996 atau setahun setelah penemuan extra-solar planet pertama melaporkan keberadaan 35 buah komet yang jatuh (atau menabrak) bintang utamanya yaitu HD 163296. Bintang ini berada pada jarak 500 tahun cahaya dari Bumi.</p>
<p>Pengamatan komet di extra-solar planets yang baru terbentuk, dalam usia berode jutaan tahun, akan memperkukuh keyakinan selama ini bahwa memang komet telah memainkan peran yang menentukan dalam evolusi sebuah “Tata Surya”, sebagaimana halnya Tata Surya kita milyaran tahun lampau.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Para Pemburu “Bumi Lain” ]]></title>
<link>http://planetbumi.wordpress.com/?p=372</link>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 22:34:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>planetbumi</dc:creator>
<guid>http://planetbumi.it.wordpress.com/2008/10/09/para-pemburu-%e2%80%9cbumi-lain%e2%80%9d/</guid>
<description><![CDATA[ESA-Darwin telescope
Peluncuran Teleskop COROT milik Badan Antariksa Nasional Perancis pada akhir De]]></description>
<content:encoded><![CDATA[[caption id="attachment_373" align="alignleft" width="82" caption="ESA-Darwin telescope"]<a href="http://planetbumi.wordpress.com/files/2008/10/49-darwin.jpg"><img class="size-full wp-image-373" title="49-darwin" src="http://planetbumi.wordpress.com/files/2008/10/49-darwin.jpg" alt="ESA-Darwin telescope" width="82" height="82" /></a>[/caption]
<p>Peluncuran Teleskop COROT milik Badan Antariksa Nasional Perancis pada akhir Desember 2006 lalu akan diikuti dengan peluncuran teleskop antariksa lainnya,bahkan dengan kemampuan yang lebih tinggi. Melalui peluncuran berbagai jenis teleskop tersebut diharapkan akan semakin melengkapi pemahaman manusia mengenai pembentukan sistem bintang dan jenis planet beserta pengiring lainnya.<!--more--></p>
<p>Berapa jumlah planet di alam semesta ? Atau pertanyaan yang "lebih dekat" adalah berapa jumlah planet di Galaksi Bima Sakti ? Tidak ada yang tahu. Saat ini yang diketahui adalah sebuah bintang memungkinkan memiliki lebih dari satu buah planet. Atau pada sistem bintang ganda (dua sistem bintang) atau majemuk (lebih dari 2 sistem bintang) bisa memiliki planet.</p>
<p>Bisa dipastikan melalui peluncuran berbagai teleskop antariksa di bawah ini, penemuan extrasolar-planets akan lebih deras dari yang telah dilakukan teleskop landas Bumi yang kini telah menemukan lebih dari 208 buah planet dalam kurun 16 tahun, terhitung sejak ditemukannya extrasolar planet pertama kali pada 1995.</p>
<p><strong>Teleskop Eddington</strong></p>
<p>Pada Oktober 2000, usulan proyek teleskop Eddington diloloskan dan dimasukkan dalam program ilmiah Horizons 2000+ dalam misi di bawah naungan Badan Antariksa Eropa (ESA). Selanjutnya ESA mengundang berbagai institusi ilmiah dan individu yang tertarik dan memiliki kompetensi untuk terlibat dalam misi Eddington.</p>
<p>Kontrak pembuatan teleskop ini dipercayakan pada konsorsium Astrium di Perancis.Perusahaan ini dipercaya bukan hanya merancang bentuk optik teleskop sehingga menghasilkan citra yang presisi tetapi juga menentukan jenis material apa yang digunakan dalam pembuatan teleskop.</p>
<p>Sama seperti misi yang diemban teleskop COROT, Eddington melakukan survei pada berbagai bintang dan mengamati planet yang transit di depannya. Instrumennya akan mampu mengamati perubahan cahaya yang sedemikian kecil akibat melintasnya sebuah objek di depan bintang.</p>
<p>Satu kendala penggunakan cermin adalah masalah aberasi sferis yaitu fokus cahaya yang datang ditengah berbeda dengan yang datang di tepi cermin. Untuk mengatasi hal ini, biasanya di depan cermin diletakkan lensa pengoreksi yang berfungsi agar semua cahaya yang datang, baik dari tepi ataupun dari tengah cermin dipantulkan ke titik fokus yang sama. Keberadaan lensa pengoreksi ini akan memberatkan bila digunakan pada teleskop Eddington.</p>
<p>Karenanya digunakan solusi dengan memakai dua buah cermin. Satu cermin utama dan satu cermin yang lebih kecil lagi. Cahaya tiba di cermin utama, dipantulkan ke cermin yang lebih kecil dipantulkan lagi menuju kamera, dimana sebelumnya melewati rangkaian lensa yang lebih kecil untuk mengoreksi aberasi.</p>
<p>Teleskop Eddington direncanakan diluncurkan setelah tahun 2007 dengan target perngamatan 500 ribu bintang.</p>
<p><strong>Teleskop Kepler</strong></p>
[caption id="attachment_374" align="aligncenter" width="267" caption="Kepler Telescope design"]<a href="http://planetbumi.wordpress.com/files/2008/10/49-kepler-1.jpg"><img class="size-full wp-image-374" title="49-kepler-1" src="http://planetbumi.wordpress.com/files/2008/10/49-kepler-1.jpg" alt="Kepler Telescope design" width="267" height="228" /></a>[/caption]
<p>Teleskop Kepler merupakan bagian dari misi Discovery yang diloloskan NASA pada Desember 2001. Target utama misi Kepler adalah menemukan planet seukuran Bumi di sekitar bintang yang mirip Matahari di galaksi Bima Sakti.</p>
<p>Dalam misi selama 4 tahun ditargetkan Kepler akan memantau tak kurang dari 100 ribu bintang dan menemukan 500 buah planet seukuran Bumi dan lebih dari 1.000 planet seukuran Yupiter.</p>
<p>Diasumsikan bahwa planet seperti Bumi kita itu akan mengorbit bintang seperti Matahari kita pada jarak antara Bumi dengan asteroid yang biasa dinamakan "Habitable Zone", lokasi yang tidak terlalu dingin dan terlalu panas, dan air kemungkinan dalam kondisi cair bukan beku.</p>
<p>Direncanakan Kepler dengan cerminnya berdiameter 95 cm diluncurkan pada Oktober 2008.</p>
<p><strong>Teleskop Darwin</strong></p>
[caption id="attachment_375" align="aligncenter" width="180" caption="Rangkaian Teleskop Darwin"]<a href="http://planetbumi.wordpress.com/files/2008/10/49-esa-project-darwin.jpg"><img class="size-full wp-image-375" title="49-esa-project-darwin" src="http://planetbumi.wordpress.com/files/2008/10/49-esa-project-darwin.jpg" alt="Rangkaian Teleskop Darwin" width="180" height="177" /></a>[/caption]
<p>Sesuai dengan namanya "Darwin" yang identik dengan evolusi bentuk kehidupan, teleskop Darwin yang direncanakan pada 1993 diperuntukkan mencari kehidupan di planet lain di luar Tata Surya. Darwin akan mengamati seribu bintang terdekat dengan Matahari.</p>
<p>Teleskop yang beroperasi di rentang cahaya inframerah ini paling canggih dibandingkan teleskop antariksa lainnya karena bukan hanya sekedar mencari planet seukuran Bumi atau planet bebatuan tetapi juga mengamati kondisi atmosfer planet tersebut.</p>
<p>Informasi mengenai komposisi kimia atmosfer planet akan menghasilkan interpretasi mengenai kondisi seperti apa di balik atmosfer itu.</p>
<p>Sebagai contoh adalah Bumi. Di planet kita ini, aktifitas biologi menghasilkan gas yang mempengaruhi komposisi atmosfer. Tumbuhan menghasilkan oksigen dan binatang menghasilkan karbondioksida dan metana.</p>
<p>Berbagai senyawa gas juga air memiliki ciri khas yang merupakan "sidik jarinya" melalui pemantulan cahaya inframerah dimana Darwin mampu mengamati keberadaan "sidik jari" tersebut.</p>
<p>Kemunculan atau berkurangnya sebuah atau beberapa senyawa gas pada sebuah planet akan diidentifikasi melalui spektrometer Darwin. Perubahan komposisi gas inilah yang menghasilkan interpretasi "ada apa" dibalik atmosfer planet yang mengorbit bintang nun jauh di sana. Apakah ada kehidupan di sana ?</p>
<p>Bisa dikatakan Darwin merupakan teleskop antariksa raksasa, yang disusun melalui 4 hingga lima kali misi wahana antariksa. Tiap wahana antariksa akan membawa teleskop dengan diameter 3 hingga 4 m. Keseluruhan rangkaian cermin Darwin bila disebandingkan dengan teleskop di Bumi setara dengan teleskop berdiameter 100 m.</p>
<p>Keistimewaan Darwin adalah bahwa cara bekerjanya menggunakan metode yang dinamakan "nulling interferometry". Melalui cara ini cahaya bintang induk tempat planet berada direduksi dengan cara diberikan interferensi sehingga tidak lagi menyilaukan dan planet berukuran kecil dapat diamati.</p>
<p>Proyek Darwin menjadi proyek kerja sama antara ESA dengan NASA dimana kemudian Rusia dan Jepang turut terlibat. Direncanakan diluncurkan pada 2013. Dan ditempatkan di titik Lagrange 2 sejarak 1,5 juta km dari Bumi beroposisi dengan Matahari (menjauhi arah Matahari dari satu bentangan garis lurus Matahari- Bumi).</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Teleskop COROT Mengawali Pencarian "Bumi Lain"]]></title>
<link>http://planetbumi.wordpress.com/?p=365</link>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 22:26:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>planetbumi</dc:creator>
<guid>http://planetbumi.it.wordpress.com/2008/10/09/teleskop-corot-mengawali-pencarian-bumi-lain/</guid>
<description><![CDATA[Pada 27 Desember 2006 lalu, teleskop COROT seberat 630 kg diluncurkan. COROT kependekan dari &#8216;]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://planetbumi.wordpress.com/files/2008/10/48-corot.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-366" title="48-corot" src="http://planetbumi.wordpress.com/files/2008/10/48-corot.jpg" alt="" width="96" height="105" /></a>Pada 27 Desember 2006 lalu, teleskop COROT seberat 630 kg diluncurkan. COROT kependekan dari 'Convection Rotation and planetary Transits' adalah proyek yang dipimpin oleh Badan Antariksa Nasional Perancis,the French National Space Agency (CNES) yang bekerjasama Badan Antariksa Eropa (ESA),Belgia, Spanyol.Jerman, Brazil dan Austria ditujukan untuk mengamati planet bebatuan saat melintasi bintang induknya (dinamakan transit) dan mempelajari aktifitas bagian dalam bintang.<!--more--></p>
<p>Awalnya pada Desember 1996 CNES mengusulkan proyek COROT. Selama 3 tahun usulan ini dipelajari dan disetujui pada September 1999. Tindaklanjut dalam pembuatannya dimulai pada Maret 2000 yang melibatkan berbagai negara. --more--</p>
<p>Instrumen utama teleskop antariksa yang mengorbit Bumi pada ketinggian rata-rata 896 km dengan masa tugas 2,5 tahun adalah cermin berdiameter 30 cm dengan luas medan pandang 2,8 x 2,8 derajat.</p>
<p>Gempa Bintang</p>
[caption id="attachment_367" align="aligncenter" width="200" caption="Mengamati planet saat transit di bintang induknya"]<a href="http://planetbumi.wordpress.com/files/2008/10/48-corot-mengamati-planet-yang-transit.jpg"><img class="size-full wp-image-367" title="48-corot-mengamati-planet-yang-transit" src="http://planetbumi.wordpress.com/files/2008/10/48-corot-mengamati-planet-yang-transit.jpg" alt="Mengamati planet saat transit di bintang induknya" width="200" height="198" /></a>[/caption]
<p>Cahaya yang tiba di cermin cermin utama dikirimkan ke empat buah kamera CCD yang berfungsi merekam planet yang transit dan merekam perubahan intensitas cahaya bintang selama transit yang menyebabkan bintang menjadi "lebih redup" ataupun oleh aktifitas bagian dalam bintang yang memunculkan kerutan di permukaannya yang diistilahkan gempa bintang.</p>
<p>Bisa diibaratkan dengan gempa Bumi, dimana getaran di permukaan Bumi mencerminkan kondisi bagian dalamnya.Metode ini dikenal sebagai Asteroseismologi. Melalui metode ini akan diketahui dengan lebih teliti mengenai massa,umur dan komposisi kimia bintang.</p>
<p>Teleskop antariksa buatan ESA yaitu  Solar and Heliospheric Observatory (SOHO merupakan pioneer asteroseismologi yang ditujukan untuk mempelajari bagian dalam Matahari. Kesuksesan SOHO mengilhami ilmuwan untuk menerapkannya pada bintang lain.Dan tentunya teknologi yang dibutuhkan harus lebih tinggi dari teknologi yang dibawa SOHO. Teleskop COROT lebih sensitif dari SOHO.</p>
<p>Ditargetkan dalam masa tugasnya tersebut, COROT akan  mengamati sekira 100 ribu bintang dengan pengamatan secara khusus pada sekira 50 buah bintang yang berbeda ukuran dan temperatur. Pengetahuan lebih dalam mengenai bintang akan memperkaya informasi mengenai evolusi bintang.Data dari COROT mengenai kondisi internal bintang lain akan dibandingkan dengan kondisi internal Matahari yang diperoleh melalui teleskop SOHO.</p>
<p>Planet seukuran Bumi</p>
<p>Astronom Belanda  Christian Huygens (1629-1695), orang yang pertama kali berpendapat bahwa di bintang lain memiliki keberadaan planet, seperti Bumi.</p>
<p>Hanya saja pengamatan atau penemuan planet tersebut lebih sulit dikarenakan kuatnya cahaya bintang induk dibandingkan cahaya pantul sang planet. Perkembangan teknologi pengamatan-lah yang memungkinkan penemuan extrasolar-planets tersebut.</p>
<p>Selanjutnya teleskop antariksa akan membuat pencarian extrasolar planets kian bergemuruh. COROT mengawali gelora itu. COROT-lah teleskop antariksa pertama yang didedikasikan untuk pencarian extrasolar-planets</p>
<p>COROT sendiri dirancang mampu mengamati planet seukuran Bumi yang kala orbitnya kurang dari 50 hari. Dengan kata lain, teleskop ini mampu melihat planet yang jaraknya ke bintang lebih dekat dari jarak Merkurius ke Matahari.</p>
<p>Ditargetkan pula, COROT  akan menemukan  200 buah planet baru di luar Tata Surya (extrasolar-planets). Sejauh ini penemuan lebih dari 208 buah extrasolar-planets yang telah ditemukan dilakukan melalui teleskop landas Bumi. Jikapun dilakukan oleh teleskop antariksa yang telah ada, itupun dengan waktu yang terbatas..</p>
<p>Istimewanya lagi, dengan kata lain, COROT mengawali perburuan planet seukuran Bumi melalui keuntungan posisi dirinya yang diorbitkan di luar atmosfer Bumi dimana COROT akan terbebas dari gangguan atmosfer Bumi di dalam menangkap cahaya bintang dan objek lainnya. Diketahui bahwa sejauh ini kebanyakan extrasolar-planets yang ditemukan memiliki ukuran dalam orde planet gas raksasa,  seukuran Yupiter atau berdiameter 10 kali diameter Bumi bahkan hingga 15 kali ukuran dan massa Yupiter.</p>
<p>Dalam setahun, COROT akan mengamati langit dalam arah pandang yang berbeda sesuai dengan posisi Bumi terhadap Matahari. Untuk mendapatkan hasil pengamatan maksimal, COROT selalu ditempatkan membelakangi arah datangnya sinar Matahari.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut pengamatan COROT, ESA telah menyiapkan pengamatan melalui teleskop landas Bumi baik yang ada di Perancis, Spanyol, Austria, Afrika Selatan ataupun Austria, sehingga melalui cara ini akan diperoleh informasi yang lebih lengkap dan akurat.</p>
<p>Misi Lanjut</p>
<p>Dalam visi ESA, pencarian Bumi lain memerlukan waktu yang panjang. COROT menjadi langkap penting yang pertama dan menjadi batu loncatan dalam mengemban misi tersebut. Misi COROT akan ditindaklanjuti dengan peluncuran teleskop antariksa DARWIN yang mampu mendeteksi kondisi atmosfer planet serupa Bumi guna mencari sinyal kehidupan.</p>
<p>Teleskop DARWIN di atas dikenal pula sebagai  Terrestrial Planet Finding (TPF)  rencananya akan diluncurkan pada 2013. DARWIN atau TPF akan menjadi teleskop antariksa terpenting dalam pencarian Bumi lain secara lebih spesifik.</p>
<p>Sebelumnya Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) merencanakan peluncurkan teleskop Kepler pada November 2008 dengan cermin lebih besar dari cermin utama COROT yaitu berdiameter 1,4 m dan berat 1.039 kg.</p>
<p>Apakah akan ditemukan Bumi lain dengan segala pernik kehidupan yang kompleks.Tinggal menunggu waktu untuk menemukan jawabannya. Dan ini bukan sekedar pertanyaan kosong yang telah berusia ribuan tahun. COROT mengawali pencarian jawaban itu.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Demi Turis, Stasiun Luar Angkasa Digeser]]></title>
<link>http://dgaip5.wordpress.com/?p=667</link>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 07:35:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>dgaip5</dc:creator>
<guid>http://dgaip5.it.wordpress.com/2008/10/08/demi-turis-stasiun-luar-angkasa-digeser/</guid>
<description><![CDATA[


NASA
International Space Station atau stasiun ruang angkasa internasional difoto bulan Maret 2008]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/05/29/143447p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/06/15331752/demi.turis.stasiun.luar.angkasa.digeser#">NASA</a></div>
<div id="boxtitle" style="margin-bottom:0;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:11px;line-height:normal;color:#333333;">International Space Station atau stasiun ruang angkasa internasional difoto bulan Maret 2008 dari pesawat ulang alik Endeavour.</div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/06/15331752/demi.turis.stasiun.luar.angkasa.digeser" target="_blank">/</a></div>
<div id="boxterkait" style="width:300px;background-color:#ffffff;margin-bottom:20px;"><strong class="judulnolead"></strong></div>
<div style="padding:0;"></div>
</div>
<p>Demi memenuhi hasrat turis luar angkasa yang kaya raya, orbit Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) digeser sekitar 1,25 kilometer (km) dari orbit semula, sekitar 353 km di atas permukaan Bumi, Sabtu (4/10). Pergeseran ISS berlangsung otomatis.</p>
<p>Pergeseran itu, seperti dilaporkan Interfax mengutip pernyataan resmi pejabat program luar angkasa Rusia, dilakukan untuk mencapai posisi optimal bagi pendaratan roket Soyuz milik Rusia. Roket itu membawa kosmonot Rusia Yuri Lonchakov dan astronot AS Michael Fincke, serta turis Richard Garriott.</p>
<p>Roket Soyuz TMA-13 akan diluncurkan 12 Oktober 2008 dari Kazakhstan. Richard Garriott, anak astronot AS Owen Garriott, harus membayar sedikitnya 30 juta dollar AS kepada Space Adventures, perusahaan berbasis di AS, yang mengatur perjalanannya. Dia adalah turis luar angkasa keenam. Ia akan mengangkasa selama delapan hari.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Happy Ied 1429 H]]></title>
<link>http://ichadimas.wordpress.com/?p=118</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 09:33:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hilal Achmad</dc:creator>
<guid>http://ichadimas.it.wordpress.com/2008/10/06/happy-ied-1429-h/</guid>
<description><![CDATA[

Hilal Achmad - Tyasworo Prasetyowati
Hilya Khalisha Mumtazah
Dimas Paramadhiyaksa Achmad

Kami sek]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://ichadimas.wordpress.com/files/2008/10/dsc_0413_rotate1.jpg"><img class="size-full wp-image-120 aligncenter" title="Hilal Achmad - Family" src="http://ichadimas.wordpress.com/files/2008/10/dsc_0413_rotate1.jpg" alt="Hilal Achmad - Family" width="300" height="451" /></a></p>
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dd class="wp-caption-dd">Hilal Achmad - Tyasworo Prasetyowati<br />
Hilya Khalisha Mumtazah<br />
Dimas Paramadhiyaksa Achmad</dd>
</dl>
<p>Kami sekeluarga mengucapkan "happy ied 1429 H, taqobballaahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin, for things we did wrong, for jokes you can't take, and for advice you can't accept, aruming pangruwating jiwa, winahya ing lekasing ati suci. Sumusul lumunturing nugraha jatining sedya "</p>
<p>Kami berlebaran tanggal 1 Oktober 2008, biasanya kami mengikuti Muhammadiyah, bagaimana dengan anda ? mungkin anda berlebaran tanggal 29, tanggal 30 , ada yang mengikuti jamaah masing masing, ada yang mengikuti pemerintah, ada yang mengikuti Saudi Arabia, ru'yat NU dan lain lain, masalah klasik yang selalu kita hadapi.</p>
<p>Salah seorang bertanya kepada saya, kenapa tidak mengikuti Saudi Arabia ? bukankah mereka lebih dahulu dari kita dalam konteks waktu perjalanan kalender hijriah ? dan bukankah mereka menggunakan ru'yat ? artinya kalau mereka sudah melihat hilal, harusnya di Indonesia juga sudah melihat hilal ?</p>
<p>Well, paling tidak ada 2 mekanisme yang harus kita lihat yaitu :</p>
<ol>
<li>Mekanisme penentuan kalender hijriah yang dipakai apakah menggunakan ru'yatul hilal, wujudul hilal, atau imkanur ru'yat MABIMS<span style="text-decoration:underline;">
<p>Rukyatul Hilal </span><br />
Rukyatul Hilal adalah kriteria penentuan awal bulan (kalender) Hijriyah dengan merukyat (mengamati) hilal secara langsung. Apabila hilal (bulan sabit) tidak terlihat (atau gagal terlihat), maka bulan (kalender) berjalan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari.Kriteria ini berpegangan pada Hadits Nabi Muhammad:<br />
"Berpuasalah kamu karena melihat hilal dan berbukalah kamu karena melihat hilal. Jika terhalang maka genapkanlah (istikmal)".Kriteria ini di Indonesia digunakan oleh Nahdlatul Ulama (NU), dengan dalih mencontoh sunnah Rasulullah dan para sahabatnya dan mengikut ijtihad para ulama empat mazhab. Bagaimanapun, hisab tetap digunakan, meskipun hanya sebagai alat bantu dan bukan sebagai penentu masuknya awal bulan Hijriyah.<span style="text-decoration:underline;"></p>
<p>Wujudul Hilal</span><br />
Wujudul Hilal adalah kriteria penentuan awal bulan (kalender) Hijriyah dengan menggunakan dua prinsip: Ijtimak (konjungsi) telah terjadi sebelum Matahari terbenam (ijtima' qablal ghurub), dan Bulan terbenam setelah Matahari terbenam (moonset after sunset); maka pada petang hari tersebut dinyatakan sebagai awal bulan (kalender) Hijriyah, tanpa melihat berapapun sudut ketinggian (altitude) Bulan saat Matahari terbenam.Kriteria ini di Indonesia digunakan oleh Muhammadiyah dan Persis dalam penentuan awal Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha untuk tahun-tahun yang akan datang. Akan tetapi mulai tahun 2000 PERSIS sudah tidak menggunakan kriteria wujudul-hilal lagi, tetapi menggunakan metode Imkanur-rukyat. Hisab Wujudul Hilal bukan untuk menentukan atau memperkirakan hilal mungkin dilihat atau tidak. Tetapi Hisab Wujudul Hilal dapat dijadikan dasar penetapan awal bulan Hijriyah sekaligus bulan (kalender) baru sudah masuk atau belum, dasar yang digunakan adalah perintah Al-Qur'an pada QS. Yunus: 5, QS. Al Isra': 12, QS. Al An-am: 96, dan QS. Ar Rahman: 5, serta penafsiran astronomis atas QS. Yasin: 39-40.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Imkanur Rukyat MABIMS</span><br />
Imkanur Rukyat adalah kriteria penentuan awal bulan (kalender) Hijriyah yang ditetapkan berdasarkan Musyawarah Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), dan dipakai secara resmi untuk penentuan awal bulan Hijriyah pada Kalender Resmi Pemerintah, dengan prinsip:</p>
<p>Awal bulan (kalender) Hijriyah terjadi jika:<br />
* Pada saat matahari terbenam, ketinggian (altitude) Bulan di atas cakrawala minimum 2°, dan sudut elongasi (jarak lengkung) Bulan-Matahari minimum 3°, atau<br />
* Pada saat bulan terbenam, usia Bulan minimum 8 jam, dihitung sejak ijtimak.</p>
<p>Di Indonesia, secara tradisi pada petang hari pertama sejak terjadinya ijtimak (yakni setiap tanggal 29 pada bulan berjalan), Pemerintah Republik Indonesia melalui Badan Hisab Rukyat (BHR) melakukan kegiatan rukyat (pengamatan visibilitas hilal), dan dilanjutkan dengan Sidang Itsbat, yang memutuskan apakah pada malam tersebut telah memasuki bulan (kalender) baru, atau menggenapkan bulan berjalan menjadi 30 hari. Prinsip Imkanur-Rukyat digunakan antara lain oleh Persis</p>
<p>Di samping metode Imkanur Rukyat di atas, juga terdapat kriteria lainnya yang serupa, dengan besaran sudut/angka minimum yang berbeda.<br />
(<a title="taken from wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hisab_dan_rukyat" target="_blank">taken from wikipedia</a>)</li>
<li>Mekanisme horizon yang dipakai , apakah menggunakan hukum global atau hukum lokal<br />
Jika menganut hukum global, maka jika suatu wilayah telah menyatakan melihat bulan, maka semua wilayah harus mengikutinya, dan sebaliknya, hukum lokal menganut prinsip bahwa setiap wilayah hukum memiliki peraturan sendiri</li>
</ol>
<p>blog saya dan posting ini tidak untuk membahas prinsip mana yang benar dan harus dipakai, karena sudah banyak artikel, tulisan, publisitas, buku, seminar atau apapun yang membahas masalah ini, saya hanya ingin <em>sharing </em>beberapa informasi menarik seputar hal ini.</p>
<ol>
<li>Nabi Muhammad SAW berpuasa semenjak 2H, artinya nabi berpuasa sebanyak 9 kali, dari 9 kali berpuasa, 8 kali diantaranya 29 hari, dan hanya 1 kali sebanyak 30 hari.</li>
<li>Jika dihitung dengan mekanisme hisab menurut salah satu tulisan (http://media.isnet.org/isnet/Djamal/rmd-nabi.html) maka seharusnya nabi berpuasa 29 hari sebanyak 6 kali, dan hanya 3 kali sebanyak 30 hari<br />
<table border="1">
<tbody>
<tr>
<th>Tahun Hijriyah</th>
<th>Awal Ramadan</th>
<th>Idul Fitri</th>
<th>Hari Puasa</th>
</tr>
<tr>
<td>2</td>
<td>Ahad, 26 Feb. 624</td>
<td>Senin, 26 Mar. 624</td>
<td>29</td>
</tr>
<tr>
<td>3</td>
<td>Kamis, 14 Feb. 625</td>
<td>Jum'at, 15 Mar. 625</td>
<td>29</td>
</tr>
<tr>
<td>4</td>
<td>Selasa, 4 Feb. 626</td>
<td>Rabu, 5 Mar. 626</td>
<td>29</td>
</tr>
<tr>
<td>5</td>
<td>Ahad, 25 Jan. 627</td>
<td>Senin, 23 Feb. 627</td>
<td>29</td>
</tr>
<tr>
<td>6</td>
<td>Kamis, 14 Jan. 628</td>
<td>Sabtu, 13 Feb. 628</td>
<td>30</td>
</tr>
<tr>
<td>7</td>
<td>Senin, 2 Jan. 629</td>
<td>Rabu, 1 Feb. 629</td>
<td>30</td>
</tr>
<tr>
<td>8</td>
<td>Jum'at, 22 Des. 629</td>
<td>Ahad, 21 Jan. 630</td>
<td>30</td>
</tr>
<tr>
<td>9</td>
<td>Rabu, 12 Des. 630</td>
<td>Kamis, 10 Jan. 631</td>
<td>29</td>
</tr>
<tr>
<td>10</td>
<td>Ahad, 1 Des. 631</td>
<td>Senin, 30 Des. 631</td>
<td>29</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</li>
<li>Saudi Arabia lebih banyak berpuasa 29 hari, sementara indonesia lebih banyak berpuasa 30 hari, padahal horizon wilayah pandang di Indonesia lebih lebar !!, bahkan Indonesia punya 3 horizon waktu yaitu WIB, WITA dan WIT. Kenapa justru saudi yang lebih sering melihat Hilal ?</li>
<li>Tidak ada nash yang secara jelas mengatakan bahwa ru'yat harus dilakukan dengan mata telanjang, jadi seharusnya melihat hilal harus lebih mudah dengan bantuan technology, dan tidak perlu ada halangan awan, suhu, ketinggian dan sebagainya. Menggunakan citra satelit, radar, inframerah, teleskop dan lain sebagainya akan sangat memudahkan.</li>
<li>Untuk menentukan kapan melakukan ru'yat diperlukan informasi tentang waktu ijtimak, yaitu waktu dimana matahari, bulan dan bumi dalam posisi sejajar, dan sangat diperlukan hisab untuk menentukan waktu ijtimak</li>
<li>Validitas dan akurasi ilmu falak/hisab saat ini sudah sangat precise dan akurat, terbukti bahwa kita sudah bisa melakukan prediksi dengan akurat kapan gerhana, dimana bisa dilihat dan untuk berapa lama</li>
<li>Ru'yat sangat sudah dilakukan dan perlu skilled people, banyak orang yang salah dalam melihat object yang dikira bulan, padahal bisa jadi itu benda langit lainnya, karena kadang kala iluminasi bulan tidak lebih terang dari sinar disekelilingnya. Saudi pernah melakukan kesalahan puluhan kali dalam hal ru'yat hilal, salah satunya misalnya penentuan 1 ramadhan 1403 H, Yang jatuh pada hari Sabtu 11 Juni 1983 dengan berdasarkan kesaksian rukyat hilal pada hari Jum'at malam Sabtu 10 Juni 1983.Pada malam Sabtu matahari terbenam pada pukul 19:05 WSA dan bulan terbenam pada pukul 18:22 WSA jadi hilal terbenam 43 menit sebelum matahari terbenam. Tinggi hilal pada saat maghrib -8° 53' alias jauh dibawah ufuq.Kesalahan rukyat Saudi itu terbukti dengan terjadinya gerhana matahari total di Indonesia esok harinya pada pukul 09:55-13:17 WIB. Kita semua tahu bahwa gerhana adalah proses ijtimak bulan, matahari dan bumi. Gerhana matahari terjadi karena sinar matahari tertutup oleh bulan pada saat ijtimak/konjungsi. Lalu hilal yang terlihat di Saudi pada malam Sabtu itu hilal yang mana. Sementara ijtimak baru terjadi esok harinya dengan bukti terjadinya gerhana matahari di wilayah Indonesia.<br />
<a title="http://my.opera.com/Kasmui/blog/2007/12/22/idul-adha-1428-h-dan-problematikanya-kontroversi-dzul-hijjah-1428-h-saudi-ara" href="http://my.opera.com/Kasmui/blog/2007/12/22/idul-adha-1428-h-dan-problematikanya-kontroversi-dzul-hijjah-1428-h-saudi-ara" target="_blank">http://my.opera.com/Kasmui/blog/2007/12/22/idul-adha-1428-h-dan-problematikanya-kontroversi-dzul-hijjah-1428-h-saudi-ara</a></li>
<li>Jika melihat bumi bulat, dan kita memaksa untuk menggunakan konsep hukum global dengan ru'yat berpatokan Saudi Arabia, maka akan selalu ada masyarakat yang berpuasa sebanyak 28 hari misalnya di hawai.</li>
<li>Hisab ternyata memiliki banyak model, dari yang paling primitif sampai yang diklaim paling akurat , dan hasilnya sedikit berbeda satu sama lainnya yaitu :<br />
■ Hisab Urfi (`urf = kebiasaan atau tradisi)<br />
Adalah hisab yang melandasi perhitungannya dengan kaidah-kaidah sederhana. Pada sistem hisab ini perhitungan bulan komariyah ditentukan berdasarkan umur rata-rata bulan sehingga dalam setahun komariyah umur dibuat bervariasi 29 dan 30 hari. Bulan bernomor ganjil yaitu mulai Muharram berjumlah 30 hari dan bulan bernomor genap yaitu mulai Shafar berumur 29 hari. Tetapi khusus bulan Zulhijjah (bulan 12) pada tahun kabisat komariyah berumur 30 hari.  Tahun kabisat komariyah memiliki siklus 30 tahun dimana didalamnya terdapat 11 tahun yang disebut tahun kabisat (panjang) memiliki 355 hari, dan 19 tahun yang disebut basithah (pendek) memiliki 354 hari. Tahun kabisat ini terdapat pada tahun ke 2, 5, 7, 10, 13, 16, 18, 21, 24, 26 dan ke 29 dari keseluruhan siklus kabisat selama 30 tahun. Dengan demikian kalau dirata-rata maka periode umur bulan (bulan sinodis / lunasi) menurut Hisab Urfi adalah (11 x 355 hari) + (19 x 354 hari) : (12 x 30 tahun) = 29 hari 12 jam 44 menit ( menurut hitungan astronomis: 29 hari 12 jam 44 menit 2,88 detik ). Walau terlihat sudah cukup teliti namun yang jadi masalah adalah aturan 29 dan 30 serta aturan kabisat tidak menujukkan posisi bulan yang sebenarnya dan hanya pendekatan. Oleh sebab itulah maka hisab ini tidak bisa dijadikan acuan untuk penentuan awal bulan yang berkaitan dengan ibadah misalnya Ramadhan, Syawwal dan Zulhijjah.</p>
<p>■ Hisab Taqribi ( taqrobu = pendekatan, aproksimasi )<br />
Adalah sistem hisab yang sudah menggunakan kaidah-kaidah astronomis dan matematik namun masih menggunakan rumus-rumus sederhana sehingga hasilnya kurang teliti. Sistem hisab ini merupakan warisan para ilmuwan falak Islam masa lalu dan hingga sekarang masih menjadi acuan hisab di banyak pesantren di Indonesia. hasil hisab taqribi akan sangat mudah dikenali saat penentuan ijtimak dan tinggi hilal menjelang 1 Ramadhan, Syawwal dan Zulhijjah yaitu terlihatnya selisih yang cukup besar terhadap hitungan astronomis modern. Beberapa kitab falak yang berkembang di Indonesia yang masuk dalam kategori Hisab Taqribi misalnya; Sullam al Nayyirain, Ittifaq Dzatil Bainy, Fat al Rauf al Manan, Al Qawaid al Falakiyah dsb.</p>
<p>■ Hisab Haqiqi ( haqiqah = realitas atau yang sebenarnya )<br />
Menggunakan kaidah-kaidah astronomis dan matematik menggunakan rumus-rumus terbaru dilengkapi dengan data-data astronomis terbaru sehingga memiliki tingkat ketelitian yang tinggi. Sedikit kelemahan dari sistem hisab ini adalah penggunaan kalkulator yang mengakibatkan hasil hisab kurang sempurna atau teliti karena banyak bilangan yang terpotong akibat digit kalkulator yang terbatas. Beberapa sistem hisab haqiqi yang berkembang di Indonesia diantaranya: Hisab Hakiki, Tadzkirah al Ikhwan, Badi'ah al Mitsal dan  Menara Kudus, Al Manahij al Hamidiyah,  Al Khushah al Wafiyah,  dsb.</p>
<p>■ Hisab Haqiqi Tahqiqi ( tahqiq = pasti )<br />
Sebenarnya merupakan pengembangan dari sistem hisab haqiqi yang diklaim oleh penyusunnya memiliki tingkat akurasi yang sangat-sangat tinggi sehingga mencapai derajat "pasti". Klaim seperti ini sebenarnya tidak berdasar karena tingkat "pasti" itu tentunya harus bisa dibuktikan secara ilmiah menggunakan kaidah-kaidah ilmiah juga. Namun sejauh mana hasil hisab tersebut telah dapat dibuktikan secara ilmiah sehingga mendapat julukan "pasti" ini yang menjadi pertanyaan. Sedangkan perhitungan astronomis modern saja hingga kini masih menggunakan angka ralat (delta T) dalam setiap rumusnya.  Namun demikian hal ini merupakan kemajuan bagi perkembangan sistem hisab di Indonesia. Sebab sistem hisab ini ternyata sudah melakukan perhitungan menggunakan komputer serta beberapa diantaranya sudah dibuat dalam bentuk software/program komputer yang siap pakai.  Beberapa diantara sistem hisab tersebut misalnya : Al Falakiyah, Nurul Anwar,</p>
<p>■ Hisab Kontemporer / Modern<br />
Sistem hisab ini yang menggunakan alat bantu komputer yang canggih menggunakan rumus-rumus yang dikenal dengan istilah algoritma. Beberapa diantaranya terkenal terkenal karena memiliki tingkat keterlitian yang tinggi sehingga dikelompokkan dalam High Accuracy Algorithm diantara :  Jean Meeus, VSOP87, ELP2000 Chapront-Touse,  dsb.   dengan tingkat ketelitian yang tinggi dan sangat akurat seperti Jean Meeus, New Comb, EW Brown, Almanac Nautica, Astronomical Almanac, Mawaqit, Ascript, Astro Info, Starrynight dan banyak software-software falak yang lain.</p>
<p>Para pakar falak dan astronomi  selalu berusaha menyempurnakan rumus-rumus untuk menghitung posisi benda-benda langit hingga pada tingkat ketelitian yang 'pasti /qat'i ''. Hal ini tentunya hanya bisa dibuktikan dan diuji saat terjadinya peristiwa-peristiwa astronomis seperti terbit matahari, terbenam matahari, terbit bulan, terbenam bulan, gerhana matahari, gerhana bulan, kenampakan planet dan komet, posisi bintang dan peristiwa astronomis yang lain.</p>
<p>Menanggapi pluralitas metode hisab yang berkembang di Indonesia, pemerintah melalui Badan Hisab Rukyat (BHR) menampung semua hasil sistem hisab, dikumpulkan dan dilakukan perbandingan antara masing-masing sistem hisab tersebut. Sebagai contoh hisab awal bulan seperti di bawah ini.</p>
<p style="margin:10px 25px 0;" align="center"><span style="font-size:10pt;color:yellow;"><strong> <span style="color:#800000;">REKAP HASIL PERHITUNGAN (HISAB) IJTIMA' DAN TINGGI HILAL AWAL RAMADHAN 2006 M/ 1427 H MENURUT BERBAGAI MACAM SISTEM<br />
</span></strong></span></p>
<table style="border-collapse:collapse;height:450px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="547">
<tbody>
<tr>
<td style="border-top:1px solid #00ccff;border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" rowspan="2" width="111" height="39">
<div style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">B U L A N</span></span></span></div>
</td>
<td style="border-top:1px solid #00ccff;border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:middle;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" rowspan="2" width="37" height="39">
<div style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">NO.</span></span></span></div>
</td>
<td style="border-top:1px solid #00ccff;border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" rowspan="2" width="187" height="39">
<div style="text-align:center;"><span style="font-size:xx-small;color:#000000;"> <span style="color:#99ff99;"> SISTEM</span><span style="color:#99ff99;"> HISAB</span></span></div>
</td>
<td style="border-top:1px solid #00ccff;border-left:1px solid #00ccff;border-bottom:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" colspan="3" width="306" height="19">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-bottom:4px;"><span style="font-size:xx-small;color:#000000;"> <span style="color:#99ff99;"> K</span><span style="color:#99ff99;">ONJUNGSI /          IJTTIMAK</span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border-top:1px solid #00ccff;border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="19">
<div style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">TINGGI </span></span></span></div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:3px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">H A R I</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:3px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">TGL.</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:3px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">J A M</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;border-bottom:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21">
<div style="text-align:center;width:119px;height:18px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">HILAL </span></span></span></div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-top:1px solid #00ccff;border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21" align="center">
<div><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Ramadhan</span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">1</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Sullam al Nayyirain</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">17:28</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">0º 16'</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21" align="center">
<div><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">1427 H.</span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">2</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Fath al Rauf al Manan </span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">17:54</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">0º 03'</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">3</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Al Qawa'id al Falakiyah</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:11</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">- 0º 44'</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">4</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Hisab Hakiki</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:46</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 20'</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">5</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Badi'ah al Mitsal</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:38:46</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 14' 17"</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">6</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Al Khulashah al Wafiyah</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:43</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 39</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">7</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Al Manahij al Hamidiyah</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:43</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 18</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">8</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Nurul Anwar</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:38</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 35</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">9</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Menara Kudus</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:45:47</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 37' 55"</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">10</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">New Comb</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:39:46</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 22' 04"</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">11</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jeen Meeus</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:41:17</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-0º 23' 18"</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">12</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">E.W. Brouwn</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:44:59</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 47' 47"</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">13</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Almanak Nautika</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:47</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 32' 22"</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">14</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Ephemeris Hisab Rukyat</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:45:30</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 22' 55"</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">15</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Al Falakiyah </span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:46:08</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 20' 41"</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">16</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Mawaqit</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:45:19</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 13' 48"</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">17</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Ascript</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:46</span></span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-2º 09'</span></span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18</span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Astro Info</span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:46</span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 26'</span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-left:1px solid #00ccff;border-right:1px solid #00ccff;border-bottom:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="111" height="21">
<div><span style="font-family:Arial;color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span></div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="37" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">19</span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="187" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Starry Night Pro 5</span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="60" height="21">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">Jum'at</span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="145" height="21" align="center">
<div style="text-align:center;">
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">22 Sep 2006</span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="102" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">18:46</span></span></p>
</div>
</td>
<td style="border:1px solid #00ccff;vertical-align:bottom;font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" width="122" height="21" align="center">
<div>
<p style="margin-top:-2px;margin-bottom:3px;"><span style="color:#99ff99;"> <span style="font-size:xx-small;">-1º 22</span></span></p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</li>
</ol>
<p><span style="color:#000000;"><br />
Hisab dan ru'yat sebenarnya bisa diderivasi dari Ilmu astronomi yang sudah sedemikian majunya, dan dalam beberapa literatur ilmu astronomi disebut sebagai "ratu science", jangan lupa ummat islam telah banyak berkontribusi dalam ilmu astronomi, jadi saya pikir, cukup aneh kalau kita tidak habis habisnya memperdebatkan masalah ini, padahal ilmu terus berkembang dan para pendahulu kita telah bekerja dan <a title="menyumbangkan banyak literatur dan penemuan" href="http://www.lambah.net/index.php?option=com_content&#38;task=view&#38;id=54&#38;Itemid=1" target="_blank">menyumbangkan banyak literatur dan penemuan</a>, misalnya :</span></p>
<ol>
<li>Banyak sekali nama nama bintang yang berasal dari bahasa arab <span class="deskripsi">seperti Aldebaran dan Altair, Alnitak, Alnilam, Mintaka (tiga bintang terang di sabuk Orion), Aldebaran, Algol, Altair, Betelgeus.</span></li>
<li><span class="deskripsi">Astronomi Islam juga mewariskan beberapa istilah dalam `ratu sains' itu yang hingga kini masih digunakan, seperti alhidade, azimuth, almucantar, almanac, denab, zenit, nadir, dan vega. Kumpulan tulisan dari astronomi Islam hingga kini masih tetap tersimpan dan jumlahnya mencapaii 10 ribu manuskrip.</span></li>
<li><span class="deskripsi">Nasiruddin at-Tusi berhasil memodifikasi model semesta episiklus Ptolomeus dengan prinsip-prinsip mekanika untuk menjaga keseragaman rotasi benda-benda langit. Selain itu, ahli matematika dan astronomi Al-Khawarizmi, banyak membuat tabel-tabel untuk digunakan menentukan saat terjadinya bulan baru, terbit-terbenam matahari, bulan, planet, dan untuk prediksi gerhana.</span></li>
<li><span class="deskripsi">Al-Batanni banyak mengoreksi perhitungan Ptolomeus mengenai orbit bulan dan planet-planet tertentu. Dia membuktikan kemungkinan gerhana matahari tahunan dan menghitung secara lebih akurat sudut lintasan matahari terhadap bumi, perhitungan yang sangat akurat mengenai lamanya setahun matahari 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik</span></li>
<li><span class="deskripsi">Al-Battani mengusulkan teori baru untuk menentukan kondisi dapat terlihatnya bulan baru. Tak hanya itu, ia juga berhasil mengubah sistem perhitungan sebelumnya yang membagi satu hari ke dalam 60 bagian (jam) menjadi 12 bagian (12 jam), dan setelah ditambah 12 jam waktu malam sehingga berjumlah 24 jam</span></li>
<li><span class="deskripsi">Buku fenomenal karya Al-Battani diterjemahkan Barat. Buku 'De Scienta Stelarum De Numeris Stellarum' itu kini masih disimpan di Vatikan. Tokoh-tokoh astronomi Eropa seperti Copernicus, Regiomantanus, Kepler dan Peubach tak mungkin mencapai sukses tanpa jasa Al-Batani. Copernicus dalam bukunya 'De Revoltionibus Orbium Clestium' mengaku berutang budi pada Al-Battani.</span></li>
<li><span class="deskripsi">Al Haitham dalam Mizan al Hikmah mengupas kerapatan atmofser. Ia mengembangkan teori mengenai hubungan antara kerapatan atmofser dan ketinggiannya. Hasil penelitiannya menyimpulkan ketinggian atmosfir akan homogen di ketinggian lima puluh mil.</span></li>
<li><span class="deskripsi">Teori yang dikemukakan Ibn Al-Syatir tentang bumi mengelilingi matahari telah menginspirasi Copernicus. Akibatnya, Copernicus dimusuhi gereja dan dianggap pengikut setan. Demikian juga Galileo, yang merupakan pengikut Copernicus, secara resmi dikucilkan oleh Gereja Katolik dan dipaksa untuk bertobat, namun dia menolak.</span></li>
</ol>
<p><span class="deskripsi">Ilmuwan Islam begitu banyak memberi kontribusi bagi pengembangan dunia astronomi. Buah pikir dan hasil kerja keras para sarjana Islam di era tamadun itu diadopsi serta dikagumi para saintis Barat. Inilah beberapa ahli astronomi Islam dan kontribusi yang telah disumbangkannya bagi pengembangan `ratu sains' itu.</span></p>
<p><span class="deskripsi"><strong>Al-Battani (858-929).</strong><br />
Sejumlah karya tentang astronomi terlahir dari buah pikirnya. Salah satu karyanya yang paling populer adalah <em>al-Zij al-Sabi</em>. Kitab itu sangat bernilai dan dijadikan rujukan para ahli astronomi Barat selama beberapa abad, selepas Al-Battani meninggal dunia. Ia berhasil menentukan perkiraan awal bulan baru, perkiraan panjang matahari, dan mengoreksi hasil kerja Ptolemeus mengenai orbit bulan dan planet-planet tertentu. Al-Battani juga mengembangkan metode untuk menghitung gerakan dan orbit planet-planet. Ia memiliki peran yang utama dalam merenovasi astronomi modern yang berkembang kemudian di Eropa.</span></p>
<p><span class="deskripsi"><strong>Al-Sufi (903-986 M)</strong><br />
Orang Barat menyebutnya Azophi. Nama lengkapnya adalah Abdur Rahman as-Sufi. Al-Sufi merupakan sarjana Islam yang mengembangkan astronomi terapan. Ia berkontribusi besar dalam menetapkan arah laluan bagi matahari, bulan, dan planet dan juga pergerakan matahari. Dalam Kitab <em>Al-Kawakib as-Sabitah Al-Musawwar</em>, Azhopi menetapkan ciri-ciri bintang, memperbincangkan kedudukan bintang, jarak, dan warnanya. Ia juga ada menulis mengenai <em>astrolabe</em> (perkakas kuno yang biasa digunakan untuk mengukur kedudukan benda langit pada bola langit) dan seribu satu cara penggunaannya.</span></p>
<p><span class="deskripsi"><strong>Al-Biruni (973-1050 M)</strong><br />
Ahli astronomi yang satu ini, turut memberi sumbangan dalam bidang astrologi pada zaman Renaissance. Ia telah menyatakan bahwa bumi berputar pada porosnya. Pada zaman itu, Al-Biruni juga telah memperkirakan ukuran bumi dan membetulkan arah kota Makkah secara saintifik dari berbagai arah di dunia. Dari 150 hasil buah pikirnya, 35 diantaranya didedikasikan untuk bidang astronomi.</span></p>
<p><span class="deskripsi"><strong>Ibnu Yunus (1009 M)</strong><br />
Sebagai bentuk pengakuan dunia astronomi terhadap kiprahnya, namanya diabadikan pada sebuah kawah di permukaan bulan. Salah satu kawah di permukaan bulan ada yang dinamakan Ibn Yunus. Ia menghabiskan masa hidupnya selama 30 tahun dari 977-1003 M untuk memperhatikan benda-benda di angkasa. Dengan menggunakan astrolabe yang besar, hingga berdiameter 1,4 meter, Ibnu Yunus telah membuat lebih dari 10 ribu catatan mengenai kedudukan matahari sepanjang tahun.</span></p>
<p><span class="deskripsi"><strong>Al-Farghani</strong><br />
Nama lengkapnya Abu'l-Abbas Ahmad ibn Muhammad ibn Kathir al-Farghani. Ia merupakan salah seorang sarjana Islam dalam bidang astronomi yang amat dikagumi. Beliau adalah merupakan salah seorang ahli astronomi pada masa Khalifah Al-Ma'mun. Dia menulis mengenai <em>astrolabe</em> dan menerangkan mengenai teori matematik di balik penggunaan peralatan astronomi itu. Kitabnya yang paling populer adalah <em>Fi Harakat Al-Samawiyah wa Jaamai Ilm al-Nujum</em> tentang kosmologi.</span></p>
<p><span class="deskripsi"><strong>Al-Zarqali (1029-1087 M)</strong><br />
Saintis Barat mengenalnya dengan panggilan Arzachel. Wajah Al-Zarqali diabadikan pada setem di Spanyol, sebagai bentuk penghargaan atas sumbangannya terhadap penciptaan astrolabe yang lebih baik. Beliau telah menciptakan jadwal Toledan dan juga merupakan seorang ahli yang menciptakan astrolabe yang lebih kompleks bernama Safiha.</span></p>
<p><span class="deskripsi"><strong>Jabir Ibn Aflah (1145 M)</strong><br />
Sejatinya Jabir Ibn Aflah atau Geber adalah seorang ahli matematik Islam berbangsa Spanyol. Namun, Jabir pun ikut memberi warna da kontribusi dalam pengembangan ilmu astronomi. Geber, begitu orang barat menyebutnya, adalah ilmuwan pertama yang menciptakan sfera cakrawala mudah dipindahkan untuk mengukur dan menerangkan mengenai pergerakan objek langit. Salah satu karyanya yang populer adalah Kitab al-Hay'ah. </span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Evrenin Doğuşu, Evrimi ve Tanrı'nın Yeri]]></title>
<link>http://materyalistceseyler.wordpress.com/?p=306</link>
<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 16:31:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>materyalist</dc:creator>
<guid>http://materyalistceseyler.it.wordpress.com/2008/10/05/evrenin-baslangici-evrimi-ve-tanrinin-yeri/</guid>
<description><![CDATA[Stephen Hawking evrenin nasıl başladığını ve yapısını anlatıyor.
EVRENİN KÖKENİ
(Not: S]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">Stephen Hawking evrenin nasıl başladığını ve yapısını anlatıyor.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">EVRENİN KÖKENİ</p>
<p class="MsoNormal"><em>(Not: Stephen Hawking ALS hastalığının çok ilerlemiş olması nedeniyle konuşma yetisini kaybettiği için konuşmalarını bilgisayarı aracılığıyla yapmaktadır. Bu yazı da Profesör Hawking’in konuşma sentezleyicisinden alınmış olan metnin çevirisidir, yazım hataları olabilir.)</em></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><a href="http://materyalistceseyler.wordpress.com/files/2008/10/stephen-hawking.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-311" title="stephen-hawking" src="http://materyalistceseyler.wordpress.com/files/2008/10/stephen-hawking.gif?w=175" alt="" width="175" height="300" /></a>Evrenin kökenine dair problem biraz şu eski soruya benziyor: Tavuk mu yumurtadan çıkar yumurta mı tavuktan. Başka bir deyişle, evreni ne yarattı. Ve evreni yaratan şeyi ne yarattı. Ya da belki de evren ya da onu yaratan şey ezelden beri vardı da yaratılmaları gerekmedi. Son döneme kadar, bilim insanları bilime değil de metafizik ve dine ait olduğunu hissettiklerinden bu tür sorulardan kaçmaya çalıştılar. Fakat son birkaç yılda Bilim Kanunlarının evrenin başlangıcında bile geçerli olmuş olabileceği ortaya çıktı. Bu durumda, evren kendinden ibaret ve tamamen Bilim Kanunları tarafından belirleniyor olabilir.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Evrenin yaratılıp yaratılmadığı ve nasıl yaratıldığı konusundaki tartışma tarih boyunca sürüp gitti. Temel olarak iki düşünce geleneği vardı. Pek çok eski gelenek ve Yahudi, Hıristiyan ve İslam dinleri evrenin yakın geçmişte yaratılmış olduğunu savundular. Örneğin Piskopos Usher eski ahitteki insanların yaşlarını toplayarak evrenin yaratılışı için İÖ 4004 tarihine ulaşmıştı. Yakın bir köken fikrini desteklemek için kullanılan bir gerçek insan ırkının kültür ve teknolojide açıkça evrim geçirmesiydi. İlk olarak kimin bir şeyi yaptığını ya da bir tekniği geliştirdiğini hatırlıyoruz. Öyleyse, iddia şu, o kadar uzun süredir ortalıkta olamayız. Aksi halde şu andakinden çok daha fazla ilerleme göstermiş olurduk. Aslında İncil’e göre yaratılış tarihi modern insanların ilk ortaya çıktığı son buz çağının sonlarından daha uzak değil.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Öte yandan Yunan filozofu Aristo gibi bazı insanlar evrenin bir başlangıcı olduğu fikrinden hoşlanmadılar. Bunun İlahi bir müdahale olduğu anlamına geleceğini düşündüler. Onlar evrenin hep var olduğa ve var olacağına, ebedi olduğuna ve yaratılması gereken herhangi bir şeyden daha mükemmel olduğuna inanmayı tercih ettiler. İnsanlığın gelişmesiyle ilgili anlattığım tartışmaya da bir cevapları vardı. Bu cevap da insan ırkını sürekli başladığı yere<span> </span>geri götüren periyodik seller ve doğal afetler olduğuydu.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Her iki gelenek de evrenin zaman içinde değişmemesi gerektiğini savundu. Ya şu anki haliyle yaratılmıştı ya da ezelden beri bugün olduğu gibi var olmuştu. O zamanlarda bu doğal bir inanıştı çünkü insan ömrü ve kayıtlı tarihin tamamı o kadar kısadır ki bunlar süresince evren belirgin bir şekilde değişmemiştir. Statik, değişmeyen bir evrende, evrenin hep var olup olmadığı ya da geçmişteki bir zaman aralığında yaratılıp yaratılmadığı gerçekten de metafizik ya da dinin konusudur: her iki teori de böyle bir evreni açıklayabilir. 1781’de filozof Immanuel Kant anıtsal ve oldukça karmaşık bir eser yazdı, Saf Aklın Eleştirisi. Bu eserde evrenin bir başlangıcı olduğuna inanmanın da başlangıcı olmadığına inanmanın da geçerli argümanlar olduğu sonucuna varıyor. Başlıktan da anlaşılacağı gibi çıkarımları yalnızca akıl yürütmeye dayanıyordu. Diğer bir deyişle evren üzerine gözlemlere yer vermiyordu. Zaten, değişmeyen bir evrende gözlemlenecek ne olabilir ki?</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Fakat 19. yy’da Yerkürenin ve evrenin geri kalanının aslında zaman içinde değişmekte olduğuna dair kanıtlar toplanmaya başladı. Bir yanda jeologlar kayaların ve içlerindeki fosillerin oluşumunun yüzlerce ya da binlerce milyon yıl sürmüş olması gerektiğini fark ettiler. Bu Yerkürenin yaşı hakkında Yaratılışçıların söylediklerinden çok daha fazlaydı. Öte yanda Alman fizikçi Boltzmann, Termodinamiğin İkinci Yasasını keşfetmişti. Buna göre evrendeki (entropi denilen bir birimle ölçülen) toplam düzensizlik miktarı zamanla sürekli olarak artmaktaydı. Bu da insanlığın gelişimiyle ilgili olan tartışma gibi evrenin yalnızca sınırlı bir zamandır var olduğu önermesinde bulunuyordu. Aksi halde evren şimdiye dek her şeyin aynı sıcaklıkta olduğu tam bir düzensizlik haline dönmüş olurdu.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Durağan bir evren fikriyle ilgili diğer bir zorluk da Newton’ın yerçekimi kanununa göre evrendeki her bir yıldızın diğer yıldızlara doğru çekiliyor olması gerektiğiydi. Öyleyse nasıl oluyordu da birbirlerinden sabit bir uzaklıkta durabiliyorlardı. Üstüste binmeyecekler miydi? Newton yıldızların birbirini çekmesiyle ilgili sorunun farkındaydı. Döneminin önde gelen filozoflarından Richard Bentley’ye mektubunda sonlu bir yıldız topluluğunun hareketsiz kalamayacağı konusuna katıldığını: bir merkez noktasında üstüste bineceklerini söylemiştir. Fakat sonsuz bir yıldız topluluğunun üstüste binmeyeceğini çünkü biraraya gelecekleri bir<a href="http://materyalistceseyler.wordpress.com/files/2008/10/nebula_rcw49_04lrg3.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-317" title="nebula_rcw49_04lrg3" src="http://materyalistceseyler.wordpress.com/files/2008/10/nebula_rcw49_04lrg3.jpg?w=300" alt="" width="300" height="236" /></a> merkez noktasının olamayacağını iddia etmişti. Bu sonsuz sistemlerden söz eden birinin karşılaşabileceği açmazlardan birine örnektir. Bir yıldızın üstündeki, evrendeki sonsuz sayıdaki öteki yıldızlardan gelen, güçleri eklemek için farklı yöntemler kullanarak ‘birbirlerine sabit bir uzaklıkta durabilirler mi’ sorusuna farklı cevaplar bulunabilir. Artık biliyoruz ki bunun doğru yöntemi sonlu yıldız bölgelerini hesaba katmaktır. Daha sonra bu bölgenin dışında hemen hemen eşit olarak dağılmış yıldızlardan biraz daha eklenir. Sonlu bir yıldız topluluğu üstüste binecektir. Newton’un yerçekimi yasasına göre bölgenin dışından daha fazla yıldız eklemek bu çöküşü durdurmayacaktır. Bu yüzden sonsuz bir yıldız topluluğu hareketsiz kalamaz. Eğer birbirlerine göreli olarak hareket etmiyorlarsa aralarındaki çekim birbirlerine doğru düşmelerine neden olacaktır. Ayrıca kütle çekimin dağılmanın hızını azalttığı bir şekilde birbirlerinden uzaklaşıyor olabilirler.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Statik ve değişmeyen bir evren fikrinin tüm bu zorluklarına rağmen, onyedinci, onsekizinci, ondokuzuncu yüzyıllarda ve yirminci yüzyılın başlarında kimse evrenin zaman içinde evrim geçiriyor olabileceği görüşünü ortaya atmadı. Hem Newton hem de Einstein evrenin ya toplanıyor ya da genişliyor olması gerektiğini öngörme şansını kaçırdılar. Bu konuda kimse Newton’u suçlayamaz çünkü o evrenin genişlediğinin gözlemlere dayanan keşfinden 250 yıl önce yaşamıştı. Fakat Einstein bunu bilmeliydi. Genel Görelilik Teorisini formüle ettiğinde Newton’un teorisini kendi Özel Görelilik Teorisiyle birleştirmek için “kozmolojik katsayı” diye bir şey ekledi. Bunun evrendeki maddenin çekim etkisini dengeleyebilecek karşı yönde bir kütleçekimsel etkisi vardı. Böylece statik bir evren modeli mümkün oluyordu.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Einstein daha sonraları kozmolojik katsayının hayatının en büyük hatası olduğunu söylemiştir. Bu Edwin Hubble’ın 1920’lerde uzak galaksileri gözlemleyerek, uzaklıklarıyla orantılı bir hızla bizden uzaklaşmakta olduklarını göstermesinden sonraydı. Başka bir deyişle, evren daha önceleri düşünüldüğü gibi statik değil, genişlemekte. Galaksiler arasındaki uzaklık zamanla artıyor.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Evrenin genişlemekte olduğunun keşfi, kökeniyle ilgili tartışmayı tamamen değiştirdi. Eğer galaksilerin şu andaki hareketini alır zamanda geriye sararasak, 10 ya da 20 milyar yıl önce, bir noktada hepsi üstüste duruyor olmalıymış gibi görünüyor. Big Bang denilen bu anda evrenin yoğunluğu ve uzayzamanın kıvrımı sonsuz olmuş olmalı. Bu koşullar altında bilinen bütün bilimsel yasalar yıkılır. Bu bilim için bir felakettir. Bilimin tek başına evrenin nasıl başladığını öngöremeyeceğini kastediyorum. Bilimin tek söyleyebileceği şudur: Evren şu an böyle çünkü eskiden öyleydi. Fakat bilim neden Big Bang’den sonra öyle olduğunu açıklayamaz.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Hiç de sürpriz olmayan bir şekilde, pek çok bilim insanı bu sonuçtan memnun olmadı. Big Bang’i engellemek için bazı girişimler de oldu. Bir tanesi Kararlı Hal Teorisi denilen şeydi. Bu fikre göre galaksiler birbirinden uzaklaştıkça, aralarındaki boşlukta sürekli yaratılan maddeden, yeni galaksiler doğuyordu. Evren aşağı yukarı bu günküne benzer bir halde her zaman var olmuştu ve var olmaya devam edecekti.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Kararlı Hal modeli evrenin genişlemeye devam etmesi ve yeni maddenin yaratılması için genel izafiyetin uyarlanmasını gerektiriyordu. İhtiyaç duyulan yaratım oranı çok düşüktü: her yıl kilometreküp başına bir partikül. Bu yüzden bu durum gözlemlerle çelişmeyecekti. Teory ayrıca galaksi ve benzeri nesnelerin ortalama yoğunluğunun hem uzayda hem mekanda sabit olmasını öngörüyordu. Cambridge’de Martin Ryle ve ekibi tarafından galaksi ötesi radyo dalgası kaynakları araştırıldı. Zayıf kaynaklar güçlülerden daha fazlaydı. Ortalama olarak zayıf kaynakların daha uzak olanlar olmasını bekleriz. Öyleyse iki olasılık vardı: Ya evrenin güçlü kaynakların görülme sıklığının ortalamanın altında olduğu bir bölgesindeydik. Ya da kaynakların sıklığı geçmişte, ışığın daha uzak kaynaklardan çıktığı zamanlarda daha fazlaydı. Bu olasılıkların hiçbiri de Kararlı Hal teorisinin radyo kaynaklarının sıklığının uzay ve zamanda sabit olması gerektiği yönündeki önermesiyle uyumlu değil. Karalı Hal teorisinin aldığı son darbe 1965’de mikrodalgalardan oluşan bir arkaplanın keşfedilmesiydi. Bunlar sıcak bir kitle tarafından emilen radyasyonun karakteristik spektrumuna sahiptiler, ki söz konusu mevzuda sıcak terimi pek uygun değil çünkü sıcaklık Mutlak Sıfırın yalnızca 2.7 derece üstündeydi. Evren soğuk, karanlık bir yerdi! Karalı Hal teorisinde böyle bir spektrum gösteren mikrodalgaları üretebilecek mantıklı bir mekanizma yoktu. Bu yüzden teorinin terk edilmesi gerekti.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Tekilliği önlemek isteyen başka bir fikir de iki Rus, Lifshitz ve Khalatnikov tarafından önerildi. <span> </span>Sonsuz yoğunluk durumunun yalnızca galaksiler birbirine doğru hareket ederken ya da birbirinden uzaklaşırken oluşabileceğini söylediler. O zaman bütün galaksiler geçmişte tek bir noktada birleşmiş olurdu. Fakat galaksilerin birbirlerine doğru giderken ya da birbirlerinden uzaklaşırkenki hızlarının yanısıra küçük yan hızları da olabileceği düşünülebilir. Böylece galaksilerin bir şekilde birbirine çarpmasının engellendiği bir büzülme dönemi mümkün olabiliyordu. O zaman evren sonsuz yoğunluk durumuna girmeden yeniden genişlemiş olabilirdi.</p>
[caption id="attachment_315" align="alignright" width="214" caption="Hawking 1965&#39;de ilk eşiyle "]<a href="http://materyalistceseyler.wordpress.com/files/2008/10/hawking.jpg"><img class="size-medium wp-image-315" title="hawking" src="http://materyalistceseyler.wordpress.com/files/2008/10/hawking.jpg?w=214" alt="Stephen Hawking 1965'de ilk eşiyle evlendiğinde" width="214" height="300" /></a>[/caption]
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Lifshitz ve Khalatnikov önermelerini yaptıklarında ben Doktora tezini bitirmek için bir problem arayan bir araştırma öğrencisiydim. İki yıl önce bana ALS, motor nöron hastalığı teşhisi koyulmuştu. Benden iki ya da üç yıllık ömrüm kaldığını anlamam isteniyordu. Bu durumda doktoram üzerinde çalışmaya değmez gibi görünüyordu çünkü bitirmeyi beklemiyordum. Her nasılsa iki yıl geçti ve çok da fazla kötüye gitmemiştim. Dahası nişanlanmıştım. Evlenmek için bir iş bulmam gerekiyordu. İş bulmak için de tezimi bitirmeliydim.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Big Bang tekilliğinin olup olmadığı sorusuyla ilgileniyordum çünkü bu evrenin kökenini anlayabilmek için çok önemliydi. Roger Penrose’la birlikte, bu ve bunun gibi matematiksel problemleri çözebilmek için yeni bir dizi matematiksel teknik geliştirdik. Genel Göreliliğin doğru olması durumunda her türlü mantıklı evren modelinin tekillikle başlaması gerektiğini gösterdik. Bu bilimin evrenin bir başlangıcı olduğunu söyleyebileceği ama evrenin nasıl başlamış olması gerektiğini söyleyemeyeceği anlamına geliyordu: bu konu da Tanrı’ya bırakılıyordu.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Tekillikler konusundaki düşünce atmosferindeki değişimi izlemek ilginçti. Ben lisansüstü öğrencisiyken neredeyse hiç kimse tekillikleri ciddiye almıyordu. Şimdi tekillik teoremlerinin bir sonucu olarak hemen hemen herkes evrenin bir tekillikle başladığına inanıyor. Fakat geçen süre içinde ben fikrimi değiştirdim: hala daha evrenin bir başlangıcı olduğuna inanıyorum ama bu bir tekillik değildi.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Genel Görelilik Teorisi klasik denilen bir teoridir. Yani, partiküllerin tam olarak tanımlanmış konumları ve hızları olmadığı, kuantum mekaniğinin belirsizlik prensibine göre küçük bir alana dağılmış oldukları gerçeğini hesaba katmıyor. Bu normal durumlarda pek önemli değildir çünkü uzayzamanın eğriliğinin yarıçapı, bir partikülün konumundaki belirsizliğe oranla çok büyüktür. Fakat tekillik teoremleri evrenin şu anki genişleme döneminin başlangıcında küçük bir eğrilik yarıçapıyla aşırı derecede bükülmüş olacağını öngörüyorlar. Bu durumda belirsizlik prensibi çok önemli olacaktır. Bu durumda Genel Görelilik tekillikler öngörerek kendi sonunu getirmiş oluyor. Evrenin başlangıcını tartışmak için Genel Göreliliği ve kuantum mekaniğini birleştiren bir teoriye ihtiyacımız var.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Doğru kuantum kütleçekimi teorisinin tam şeklini henüz bilmiyoruz. Şu an elimizde olan en iyi aday Süpersicimler teorisi ama hala daha bir takım çözülmemiş sorunlar var. Geçerli bir teoride olmasını beklediğimiz belli özellikler var. Bir tanesi Einstein’ın kütle çekimin etkilerinin içindeki madde ve enerji tarafından eğrilmiş ya da bükülmüş bir uzayzaman tarafından yansıtılması gerektiği fikri. Bu eğrilmiş uzayda nesneler düz çizgiye en yakın şeyi takip etmeye çalışırlar. Fakat eğrilmiş olduğu için izledikleri yol kütleçekimsel bir alan tarafından kıvrılmış gibi görülür.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Nihai teoride bulunmasını beklediğimiz başka bir unsur da, Richard Feynman’ın kuantum teorisinin Geçmişler Toplamı olarak formüle edilebilineceği önermesidir. En basit haliyle bu fikir bir partikülün uzayzamanda her türlü olası yol ya da geçmişe sahip olduğudur. Her yol ya da geçmişin şekline bağlı bir olasılığı vardır. Bu fikrin işe yaraması için içinde yaşadığımızın bilincinde olduğumuz gerçek zamanın dışında “hayali” bir zamanda gerçekleşmiş geçmişlerin de hesaba katılması gerekiyor. Hayali zaman kulağa bilim-kurgu edebiyatından fırlamış gibi gelebilir ama oldukça iyi bir şekilde tanımlanmış matematiksel bir kavramdır. Bir anlamda gerçek zamana doğru açıda bir zaman yönü olarak düşünülebilir. Belli noktalardan belli zamanlarda geçmek gibi belli özellikleri olan bütün partikül geçmişlerinin olasılıkları toplanmalı. Daha sonra sonuçlar içinde yaşadığımız gerçek uzay zamana geri uyarlanmalı. Bu kuantum teorisine en tanıdık bakış açısı değil ama diğer yöntemlerle aynı sonuçları veriyor.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Kuantum kütle çekimi konusunda Feyman’ın “Geçmişler Toplamı” düşüncesi evrenin farklı olası geçmişlerini toplamayı da içeriyor. Bu farklı bir şekilde eğilmiş bir uzayzamandır. Geçmişler Toplamına hangi olası eğilmiş uzaylar sınıfının dahil edilmesi gerektiği belirlenmeli. Bu uzay sınıfı seçimi evrenin hangi durumda olduğunu belirler. Eğer evrenin durumunu belirleyen eğilmiş uzaylar sınıfı, tekilliği olan uzayları içeriyorsa bu tür uzayların olasılıkları teori tarafından hesaplanamaz. Onun yerine başka bir yöntem uygulanmalı. Bunun anlamı bilimin böyle tekil uzayzaman geçmişi olasılıklarını öngöremediğidir. Bu yüzden evrenin nasıl hareket etmesi gerektiğini öngöremez. Fakat evrenin yalnızca tekil olmayan eğrilmiş uzaylardan oluşan bir toplam tarafından tanımlanan bir durumda olması da olasıdır. Bu durumda bilimin yasaları evreni tamamen belirler: başlangıcını belirlemek için evren dışı bir şeye başvurulmak zorunda kalınmaz. Evrenin bulunduğu durumun yalnızca tekil olmayan geçmişlerin bir toplamı tarafından belirlendiği önermesi bir açıdan, bir sarhoşun anahtarlarını sokak lambasının altında aramasına benziyor: kaybettiği yer orası olmayabilir ama bulabileceği tek yer orası. Benzer şekilde evren tekil olmayan geçmişlerin toplamıyla tanımlanan bir durumda olmayabilir ama bu bilimin evrenin nasıl olması gerektiğini öngörebileceği tek durum.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">1983 Jim Hartle ve ben evrenin durumunun belirli bir geçmişler sınıfının toplamı tarafından gösterilmesi gerektiğini önerdik. Bu sınıf tekillikleri olmayan, sonlu boyutta fakat sınırları ya da kenarları olmayan eğrilmiş uzaylardan oluşmalıydı. Tıpkı Yerkürenin yüzeyi gibi olacaklardı, ama fazladan iki boyutları daha olacaktı. Yerkürenin yüzeyinin sonlu bir alanı vardır fakat tekillikleri, sınırları ya da kenarları yoktur. Ben şahsen bu durumu deneyle test ettim. Dünyayı dolaştım ama aşağıya düşmedim.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Hartle ve benim yaptığımız önerme şöyle tanımlanabilir: evrenin sınır koşulu sınırları olmamasıdır. Yalnızca evren “sınırsızlık” durumundayken, bilimin yasaları tek başlarına her olası geçmişin ihtimallerini belirleyebilir. Öyleyse yalnızca bu durumda bilinen yasalar evrenin nasıl hareket etmesi gerektiğini belirleyebilir. Evren herhangi başka bir durumda ise “Geçmişler Toplamı”ndaki eğrilmiş uzaylar sınıfı tekilliği olan uzayları içerir. Böyle tekilliği ol